KONTRIBUSI SEKOLAH TERHADAP RESTRUKTURISASI SOSIAL

14 10 2008

Struktur sosial merupakan sistem masyarakat yang terdiri dari bagian bagian masyarakat yang tak terpisahkan membentuk pola – pola perilaku sesuai dengan berjalannya sistem sosial.Struktur sosial terbentuk karena adanya input dari nilai dan norma masyarakat yang melembaga menjadi pola perilaku yang berulang. Sehingga perulangan tersebut memiliki pola-pola yang akan disosialisasikan dari generasi ke generasi sebagai pedoman bertingkah laku.Seringkali organisasi formal mupun tak formal melembagakan norma yang kemudian diyakini anggota masyarakat sebagai pedoman tingkah laku.
Adalah sangat penting bagi institusi pendidikan untuk memperhatikan setiap aturan main yang diberlakukan di sekolah melalui aturan sekolah, pelaku sosialisasi ( kepala sekolah, guru, staff yang lain ) yang memiliki kontribusi terhadap pembentukan nilai dan norma.Kadangkala mekanisme penegakan aturan sekolah tidak melibatkan seluruh stakeholder sekolah.Kalaupun melibatkan siswa, inipun ditingkat elit ( siswa yang mempunyai prestasi, kedekatan emosional tertentu ) sehingga aturan main dibuat sepihak.Walaupun selama ini belum ada aturan main yang diterapkan disekolah melanggar ketentuan UU Sisdiknas. Akan tetapi untuk proses pembelajaran keterlibatan siswa yang cukup representatif menjadi sangatlah perlu.
Sekolah tak ubahnya relasi antara penguasa ( pemimpin ) dan yang dipimpin ( rakyat ).Proses demokratisasi sangatlah penting untuk memberikan input bagi struktur sosial kita. Masyarakat Indonesia yang memiliki Pancasila. UUD amandemen 1945, terkenal sangatlah religius.Akan tetapi praktek kemasyarakatan menunjukkan sikap antipati terhadap perbedaan, kesinisan terhadap hak asasi manusia. Ini terbukti dari contoh konflik yang terjadi di Indonesia ( tragedi Poso, konflik yang berbasis ras:pembakaran toko milik keturunan tionghoa,pemboman sejumlah tempat ibadah, dst ).Ketidakpedulian kita terhadap penderitaan sesami akibat konflik, ketidakberdayaan, korban ketidakadilan, dan kekerasan ( verbal dan regresif ) sungguh menjauhkan kita dari masyarakat yang religius.SMA Regina Pacis yang memiliki kebijakan mutu : Dengan dijiwai oleh spiritual Santa Angela mewujudkan komunitas pembelajar yang unggul dalam religiositas, humanitas, intelektual, dan emosional agar mampu berperan dan bermakna dalam kehidupan berkomitmen untuk menciptkan komunitas pembelajar yang menjawab tentang tantangan memberikan input bagi restrukturisasi sosial di Indonesia. Para siswa diharapkan berkontribusi terhadap persoalan bangsa dengan menulis ide dan gagasan terhadap pertanyaan : apa yang kita lakukan untuk menciptakan nilai dan norma jauh dari praktek kekerasan dan ketidakadilan dalam kehidupan di sekolah dan keluarga ??Mohon menyertakan nama, kelas, no absen untuk berkontribusi terhadap pertanyaan ini.


Actions

Information

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: